Berbagi cerita seputar dunia sepeda
Menampilkan 1 dari total 1 post
Sobat MauGowes pasti tahu kalau standar ekosistem pedal road bike Shimano, SPD-SL, sudah bertahan sangat lama sejak diperkenalkan pertama kali pada tahun 2003. Setelah lebih dari dua dekade menjadi pilihan utama para roadies dan peleton WorldTour, Shimano akhirnya resmi merilis penerusnya: Shimano SPD-SLR. Bukan sekadar facelift, sistem pedal dan cleat SPD-SLR membawa perubahan desain mendasar yang menyasar efisiensi transfer tenaga (power transfer), stack height yang jauh lebih tipis, hingga bobot yang lebih pangkas. Yuk, kita bedah detail spesifikasi teknis, komparasi bobot, hingga masalah kompatibilitasnya! 1. Apa Saja yang Baru di Shimano SPD-SLR? Perubahan paling terasa ada pada geometri engsel dan desain cleat: Stack Height Lebih Rendah (2,3 mm): Telapak kaki kini berjarak jauh lebih dekat dengan as/spindle pedal. Ini menghasilkan transfer daya yang lebih responsif dan feel pedaling yang terasa jauh lebih solid. Sudut Masuk (Engagement Angle) Lebih Sempit: Dari sebelumnya 15,5° pada SPD-SL, kini dipersempit menjadi 10,5° saja. Dipadukan dengan catch zone yang lebih lebar, proses clipping in jadi jauh lebih cepat dan intuitif. Sistem Float & Pilihan Cleat Baru: Shimano kini menyediakan 4 varian cleat SPD-SLR: CL-SL100 (Merah): 0° Float (Fixed/Kunci Total) untuk ketersediaan power transfer maksimal. CL-SL120 (Biru): 1° Float untuk kestabilan dengan sedikit ruang gerak. CL-SL110 (Kuning): 3° Float untuk kenyamanan persendian lutut. CL-SL130 (Abu-abu): Cleat adaptor khusus sepatu 3-lubang non-Shimano/standar lama. Spesifikasi Teknis Pedal & Cleat Shimano SPD SLR Berikut adalah perbandingan berat Pedal dan Cleat dari Shimano Dura-Ace untuk SPD-SL dan SPD-SLR Dura-Ace Seri Terbaru (PD-R9300 / SPD-SLR) Berat pedal (sepasang): 227 gram Berat cleat set (+ baut): 55 gram Berat pedal + cleat: 282 gram Dura-Ace Seri Sebelumnya (PD-R9100 / SPD-SL) Berat pedal (sepasang): 228 gram Berat cleat set (+ baut): 71 gram Berat pedal + cleat: 299 gram Apakah Pedal dan Cleat Shimano SPD SLR Backward Compatible Cleat Baru ke Pedal Lama (Atau Sebaliknya) Cleat SPD-SLR di Pedal SPD-SL Lama: TIDAK DIREKOMENDASIKAN. Meskipun dalam beberapa tes bisa masuk secara longgar, terdapat celah yang berisiko lepas saat sprint. Cleat SPD-SL Lama di Pedal SPD-SLR Baru: TIDAK BISA MENGUNCI (SAMA SEKALI). Mekanisme latch belakang pada pedal SPD-SLR telah disesuaikan total dengan struktur cleat baru. Kompatibilitas Sepatu Road Sepatu Shimano: Jajaran sepatu Shimano seperti S-PHYRE RC910, RC810, hingga seri RC703/RC503 sudah ready dan mendukung penuh penyesuaian posisi cleat SPD-SLR. Sepatu Merek Lain (3-Hole Standard): Tetap bisa menggunakan pedal SPD-SLR, namun wajib memakai Cleat Grey (CL-SL130). Catatan khusus: penggunaan cleat abu-abu ini tidak akan mendapatkan keunggulan stack heightultra-rendah dan potongan bobot 22% karena adanya adaptor dudukan. Power Meter Pedal Untuk pedal power meter berbahan dasar ekosistem lama (seperti Garmin Rally RS atau Assioma buatan pihak ketiga), saat ini belum mendukung cleat SPD-SLR. Namun, jika Sobat MauGowes menggunakan crank-based power meter (seperti Shimano Dura-Ace/Ultegra power meter), sistem pedal SPD-SLR ini bisa langsung dipakai tanpa masalah. Kesimpulan MauGowes Hadirnya Shimano SPD-SLR adalah lompatan performa yang dinantikan para pencari efisiensi watt dan cyclist berjiwa kompetitif. Stack height yang makin menempel dengan pedal serta bobot set cleat yang terpangkas 22% jelas memberi impresi berkendara yang jauh lebih connect dengan sepeda. Ketika postingain ini dibuat, kami belum menemukan toko yang menjual cleat untuk SPD-SLR di marketplace Indonesia, baik dari Shopee hingga Tokopedia. Bagaimana menurut Sobat MauGowes? Tertarik langsung upgrade ke SPD-SLR, atau masih setia menyiksa pedal SPD-SL lama kalian? Tulis pendapat kalian di kolom komentar ya!
6 hari yang lalu
18